Angkut Barang untuk Barang Berat
Angkut Barang untuk Barang Berat dengan Penanganan yang Tepat Angkut barang untuk barang berat membutuhkan perencanaan yang berbeda dibandingkan pengiriman kardus atau barang ringan. Berat bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Dimensi, bentuk barang, posisi awal, kondisi tangga, jarak menuju kendaraan, hingga kapasitas armada dapat menentukan tingkat kesulitan proses pengangkutan. Barang yang termasuk kategori berat […]
Deskripsi
Angkut Barang untuk Barang Berat dengan Penanganan yang Tepat
Angkut barang untuk barang berat membutuhkan perencanaan yang berbeda dibandingkan pengiriman kardus atau barang ringan. Berat bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Dimensi, bentuk barang, posisi awal, kondisi tangga, jarak menuju kendaraan, hingga kapasitas armada dapat menentukan tingkat kesulitan proses pengangkutan.
Barang yang termasuk kategori berat dapat berupa lemari kayu, mesin, generator, rak besi, peralatan usaha, furnitur besar, material bangunan, hingga berbagai perlengkapan industri. Kesalahan memilih kendaraan atau jumlah tenaga dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama. Barang mungkin sulit dikeluarkan dari bangunan, tidak muat ke kendaraan, atau membutuhkan perjalanan tambahan.
Delisa Express mempublikasikan layanan khusus angkut barang berat di Bandung dengan pilihan Engkel Box, Engkel Long, dan Truk Triway untuk menyesuaikan karakter serta skala muatan. Layanan tambahan yang dicantumkan meliputi tenaga angkut, packing, dan opsi asuransi barang. Namun, jenis kendaraan maupun tenaga yang diperlukan tetap harus ditentukan berdasarkan kondisi aktual. Barang berat sebaiknya tidak hanya dinilai dari perkiraan beratnya, tetapi juga dari ukuran, jumlah, akses lokasi, dan metode pemindahan.
Apa yang Dimaksud Barang Berat?
Tidak terdapat satu kategori sederhana yang berlaku untuk seluruh kebutuhan pengangkutan.
Dalam praktiknya, sebuah barang dapat menjadi sulit ditangani karena beberapa faktor sekaligus.
Misalnya:
- Berat tinggi.
- Ukuran besar.
- Bentuk sulit digenggam.
- Titik keseimbangan tidak merata.
- Mudah tergores.
- Berada di lantai atas.
- Harus melewati tangga sempit.
- Kendaraan tidak dapat mendekati lokasi.
Karena itu, satu lemari besar dapat membutuhkan penanganan lebih rumit dibandingkan beberapa kardus yang secara total mempunyai berat hampir sama.
Informasi mengenai barang perlu diberikan secara lengkap sebelum proses booking.
Contoh Barang Berat yang Sering Membutuhkan Kendaraan Angkut
Barang berat, berukuran besar, atau sulit dipindahkan biasanya membutuhkan kendaraan angkut yang memiliki kapasitas sesuai. Pemilihan kendaraan yang tepat membantu proses pemuatan, perjalanan, dan pembongkaran menjadi lebih aman dan efisien.
Berikut beberapa contoh barang berat yang sering membutuhkan layanan kendaraan angkut:
1. Lemari Kayu
Lemari kayu termasuk barang yang membutuhkan perhatian khusus karena memiliki ukuran besar, bobot cukup berat, dan beberapa jenis lemari tidak mudah dibongkar.
- Lemari pakaian kayu.
- Lemari jati.
- Lemari dua atau tiga pintu.
- Lemari display.
- Lemari arsip kantor.
- Lemari kayu custom.
- Lemari dalam kondisi sudah dirakit.
Sebelum pengangkutan, sebaiknya informasikan ukuran lemari, jumlah unit, kondisi barang, serta apakah lemari dapat dibongkar atau harus diangkut dalam kondisi utuh.
2. Kulkas
Kulkas membutuhkan kendaraan angkut yang memadai karena memiliki bobot cukup berat sekaligus komponen yang perlu dijaga selama proses pemindahan.
- Kulkas satu pintu.
- Kulkas dua pintu.
- Kulkas side-by-side.
- Kulkas showcase.
- Freezer box.
- Freezer berdiri.
- Kulkas untuk kebutuhan restoran atau usaha.
3. Mesin Cuci
Mesin cuci menjadi salah satu barang rumah tangga yang sering membutuhkan kendaraan angkut ketika pindahan rumah, kos, apartemen, atau pengiriman barang.
- Mesin cuci satu tabung.
- Mesin cuci dua tabung.
- Mesin cuci front loading.
- Mesin cuci top loading.
- Mesin cuci berkapasitas besar.
- Mesin laundry komersial.
Informasikan jumlah mesin cuci serta ukurannya agar kapasitas kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengiriman.
4. Sofa
Sofa mungkin tidak selalu memiliki bobot yang sangat berat, tetapi dimensinya yang besar membuatnya sulit diangkut menggunakan kendaraan biasa.
- Sofa satu dudukan.
- Sofa dua dudukan.
- Sofa tiga dudukan.
- Sofa berbentuk L.
- Sofa bed.
- Sofa ruang tamu.
- Sofa kantor.
- Sofa custom berukuran besar.
Selain ukuran sofa, kondisi akses di lokasi penjemputan dan tujuan juga perlu diperhatikan, terutama apabila sofa harus melewati pintu sempit, tangga, lift, atau lorong.
5. Rak Besi
Rak besi memiliki bobot dan ukuran yang bervariasi. Untuk rak berukuran besar atau dalam jumlah banyak, kendaraan angkut dapat membantu proses pemindahan menjadi lebih praktis.
- Rak gudang.
- Rak minimarket.
- Rak toko.
- Rak display.
- Rak besi industri.
- Rak arsip kantor.
- Rak penyimpanan barang.
- Rak besi custom.
Sampaikan apakah rak sudah dibongkar menjadi beberapa bagian atau masih dalam kondisi terpasang karena hal tersebut dapat memengaruhi kebutuhan ruang kendaraan.
6. Mesin dan Peralatan Usaha
Mesin dan peralatan usaha umumnya memiliki bobot lebih berat serta membutuhkan penanganan yang lebih hati-hati dibandingkan barang rumah tangga biasa.
- Mesin produksi.
- Mesin percetakan.
- Mesin fotokopi.
- Mesin jahit industri.
- Mesin laundry.
- Kompresor.
- Generator atau genset.
- Peralatan bengkel.
- Peralatan restoran.
- Peralatan dapur komersial.
- Mesin pengolahan makanan.
- Peralatan toko dan gudang.
Untuk barang jenis ini, berikan informasi mengenai berat, dimensi, jumlah unit, serta foto barang sebelum melakukan pemesanan. Informasi tersebut membantu Delisa Express mempertimbangkan jenis kendaraan dan kebutuhan tenaga angkut yang sesuai.
Barang yang berukuran besar atau memiliki bobot berat tidak harus selalu menggunakan jenis kendaraan yang sama. Delisa Express dapat membantu menyesuaikan kendaraan angkut berdasarkan jenis barang, jumlah, ukuran, rute perjalanan, dan kondisi akses di lokasi penjemputan maupun tujuan.
Berat Saja Tidak Cukup untuk Menentukan Kebutuhan
Ketika berkonsultasi, jangan hanya mengatakan:
“Barang saya berat sekitar 100 kg.”
Tambahkan:
- Panjang.
- Lebar.
- Tinggi.
- Bentuk.
- Lokasi barang.
- Nomor lantai.
- Kondisi tangga.
- Kondisi lift.
- Jarak menuju kendaraan.
Sebagai contoh:
Barang: Lemari kayu
Ukuran: 180 × 60 × 200 cm
Lokasi: Lantai 2
Lift: Tidak ada
Tangga: Sempit dan berbelok
Jarak parkir: Sekitar 30 meter
Informasi tersebut jauh lebih berguna dibandingkan hanya menyebut “lemari berat”.
Ukur Jalur sebelum Hari Pengangkutan
Sebelum hari pengangkutan, sebaiknya lakukan pengecekan dan pengukuran jalur yang akan dilewati barang. Langkah ini penting untuk memastikan barang dapat dipindahkan dengan aman tanpa terhambat ukuran pintu, lorong, tangga, lift, maupun akses kendaraan.
Pengukuran jalur sejak awal juga membantu menentukan metode pengangkutan, jumlah tenaga yang dibutuhkan, serta perlengkapan tambahan yang mungkin diperlukan.
1. Pintu Ruangan
Periksa seluruh pintu yang akan dilewati saat barang dikeluarkan dari ruangan hingga menuju kendaraan pengangkut.
- Ukur lebar pintu dari sisi kiri ke sisi kanan.
- Ukur tinggi pintu dari lantai hingga bagian atas kusen.
- Perhatikan posisi dan arah bukaan pintu.
- Pastikan daun pintu dapat dibuka secara maksimal.
- Periksa apakah terdapat kusen, handle, atau bagian lain yang mempersempit jalur.
- Bandingkan ukuran pintu dengan dimensi barang yang akan dipindahkan.
- Pastikan terdapat ruang yang cukup untuk memutar atau memiringkan barang apabila diperlukan.
Untuk barang berukuran besar seperti lemari, meja, sofa, mesin, atau peralatan kantor, ukuran pintu menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan apakah barang dapat dikeluarkan secara langsung atau perlu dibongkar terlebih dahulu.
2. Lorong
Lorong yang sempit dapat menjadi kendala saat memindahkan barang berukuran besar atau panjang.
- Ukur lebar lorong pada bagian yang paling sempit.
- Periksa panjang jalur yang harus dilewati.
- Perhatikan adanya tikungan atau sudut tajam.
- Ukur ruang pada area belokan untuk memastikan barang dapat diputar.
- Singkirkan barang kecil yang dapat menghalangi jalur.
- Periksa keberadaan rak, meja, pot tanaman, atau dekorasi di sepanjang lorong.
- Pastikan jalur tidak licin dan aman untuk tenaga angkut.
Apabila lorong memiliki banyak tikungan, informasikan kondisi tersebut kepada tim pengangkutan agar metode pemindahan dapat dipersiapkan sejak awal.
3. Tangga
Tangga membutuhkan perhatian khusus karena proses membawa barang besar atau berat memiliki tingkat kesulitan dan risiko yang lebih tinggi.
- Ukur lebar tangga dari sisi ke sisi.
- Periksa tinggi dan jumlah anak tangga.
- Ukur area bordes atau tempat berbelok.
- Perhatikan sudut dan kemiringan tangga.
- Periksa ketinggian plafon di atas tangga.
- Pastikan pegangan tangga tidak menghalangi jalur.
- Periksa apakah barang dapat diputar pada area belokan.
- Pastikan permukaan tangga tidak licin atau rusak.
Untuk barang yang sangat berat, informasi mengenai jumlah lantai dan kondisi tangga perlu disampaikan sejak awal agar kebutuhan tenaga dan alat bantu dapat dipersiapkan dengan tepat.
4. Lift
Apabila pengangkutan dilakukan dari atau menuju gedung bertingkat, periksa kapasitas dan ukuran lift yang tersedia.
- Ukur lebar dan tinggi pintu lift.
- Ukur panjang, lebar, dan tinggi bagian dalam lift.
- Periksa kapasitas maksimal beban lift.
- Pastikan barang dapat masuk dan keluar dari lift.
- Periksa area depan lift untuk kebutuhan manuver barang.
- Cari tahu apakah tersedia lift barang atau service lift.
- Konfirmasikan aturan penggunaan lift kepada pengelola gedung.
- Pastikan jadwal penggunaan lift sudah dikoordinasikan apabila diperlukan.
Beberapa gedung memiliki aturan khusus mengenai penggunaan lift untuk proses pindahan atau pengangkutan barang, sehingga koordinasi dengan pengelola sebaiknya dilakukan sebelum hari pelaksanaan.
5. Gerbang dan Gang
Akses dari jalan menuju lokasi penjemputan atau tujuan juga perlu diperiksa, terutama untuk menentukan jenis kendaraan yang dapat masuk.
- Ukur lebar gerbang masuk.
- Periksa tinggi gerbang apabila memiliki atap atau portal.
- Ukur lebar gang menuju lokasi.
- Perhatikan tikungan sempit yang harus dilewati kendaraan.
- Periksa keberadaan kabel, pohon, kanopi, atau hambatan di atas jalan.
- Pastikan kendaraan dapat masuk, berhenti, dan melakukan manuver.
- Periksa apakah terdapat pembatasan kendaraan berdasarkan ukuran atau tonase.
- Cari lokasi alternatif untuk parkir apabila kendaraan tidak dapat masuk langsung ke lokasi.
Apabila akses kendaraan terbatas, informasikan kondisi tersebut kepada tim pengangkutan. Dengan informasi yang lengkap, tim dapat menentukan jenis armada yang sesuai serta memperkirakan jarak angkut manual dari kendaraan menuju lokasi barang.
Dokumentasikan Akses Menggunakan Foto atau Video
Untuk kondisi sulit, kirim foto atau video kepada penyedia jasa sebelum booking.
Dokumentasikan perjalanan dari:
barang → pintu → lorong → tangga/lift → gerbang → lokasi parkir.
Video singkat sering membantu menggambarkan kondisi lebih baik daripada penjelasan panjang.
Dengan informasi tersebut, kebutuhan tenaga maupun kendaraan dapat dibicarakan berdasarkan kondisi aktual.
Jangan Memaksakan Barang Berat Diangkat Sendiri
Barang yang sulit dikendalikan dapat meningkatkan risiko:
- Cedera.
- Barang terjatuh.
- Furnitur terbentur.
- Dinding rusak.
- Tangga tergores.
- Barang lain tertimpa.
Keinginan menghemat biaya tidak seharusnya membuat proses pengangkatan dilakukan dengan tenaga yang tidak memadai.
Untuk barang berat, jumlah tenaga sebaiknya ditentukan berdasarkan:
- Berat.
- Ukuran.
- Bentuk.
- Jalur.
- Lantai.
- Jarak.
Kapan Tenaga Angkut Dibutuhkan?
Tenaga tambahan semakin relevan apabila:
- Barang tidak dapat dibawa satu orang.
- Terdapat beberapa barang berat.
- Lokasi di lantai atas.
- Tidak tersedia lift.
- Kendaraan parkir jauh.
- Barang sulit digenggam.
- Waktu loading terbatas.
Delisa Express mencantumkan tambahan tenaga angkut sebagai salah satu layanan opsional untuk pengiriman barang berat.
Jumlah tenaga aktual tetap perlu dikonsultasikan.
Jangan otomatis berasumsi satu atau dua orang selalu cukup untuk setiap jenis barang.
Konfirmasikan Lingkup Tenaga Angkut
Sebelum proses pengiriman dilakukan, pastikan lingkup pekerjaan tenaga angkut telah dikonfirmasi dengan jelas. Hal ini penting karena kebutuhan tenaga di setiap lokasi dapat berbeda, tergantung jenis barang, berat barang, akses bangunan, serta posisi titik pengambilan dan penempatan barang.
Dengan informasi yang lengkap, tim Delisa Express dapat mempersiapkan jumlah tenaga dan proses penanganan barang yang lebih sesuai.
1. Mengambil Barang dari Dalam Ruangan
Konfirmasikan apabila tenaga angkut diperlukan untuk mengambil barang langsung dari dalam rumah, kantor, gudang, toko, apartemen, atau ruangan lainnya.
- Informasikan posisi awal barang.
- Jelaskan jarak dari ruangan menuju kendaraan.
- Sampaikan kondisi akses menuju lokasi barang.
- Informasikan apabila terdapat lorong sempit atau pintu dengan ukuran terbatas.
- Sampaikan apabila barang perlu dipindahkan dari ruangan tertentu sebelum dibawa menuju kendaraan.
- Berikan informasi apabila terdapat barang berukuran besar atau berat yang memerlukan lebih dari satu tenaga angkut.
Informasi posisi barang sejak awal akan membantu menentukan jumlah tenaga dan metode pemindahan yang lebih aman.
2. Membawa Barang Melalui Tangga atau Lift
Apabila barang berada di lantai atas atau bawah, informasikan apakah proses pemindahan harus melalui tangga atau lift.
- Informasikan lantai tempat barang diambil.
- Informasikan lantai tujuan apabila barang dikirim ke gedung bertingkat.
- Sampaikan apakah tersedia lift barang atau lift penumpang.
- Informasikan ukuran lift apabila barang berukuran besar.
- Jelaskan apabila proses pemindahan harus menggunakan tangga.
- Sampaikan kondisi tangga apabila sempit, curam, atau memiliki banyak belokan.
- Informasikan apabila gedung memiliki ketentuan khusus penggunaan lift untuk kegiatan pindahan atau pengiriman.
Detail akses ini penting karena pemindahan melalui tangga maupun lift dapat memerlukan tenaga, waktu, dan metode penanganan yang berbeda.
3. Loading Barang ke Armada
Loading merupakan proses memindahkan dan memasukkan barang ke dalam kendaraan yang digunakan untuk pengiriman.
- Tenaga membantu membawa barang menuju kendaraan.
- Barang diangkat dan dimasukkan ke dalam area muatan.
- Proses dilakukan dengan memperhatikan ukuran dan berat barang.
- Barang berat dapat membutuhkan beberapa tenaga angkut.
- Posisi barang saat masuk kendaraan disesuaikan dengan proses penataan muatan.
- Barang yang membutuhkan penanganan khusus akan ditempatkan secara lebih hati-hati.
Konfirmasikan kebutuhan loading agar tenaga yang diperlukan sudah tersedia ketika armada tiba di lokasi penjemputan.
4. Penataan Muatan di Dalam Kendaraan
Setelah proses loading, barang perlu ditata dengan baik agar posisi muatan lebih stabil selama perjalanan.
- Barang ditata berdasarkan ukuran dan berat.
- Barang berat ditempatkan pada posisi yang lebih aman.
- Barang ringan atau mudah rusak dipisahkan apabila diperlukan.
- Posisi muatan disesuaikan dengan kapasitas ruang kendaraan.
- Penataan dilakukan untuk mengurangi risiko barang bergeser selama perjalanan.
- Susunan barang mempertimbangkan urutan proses unloading di lokasi tujuan.
- Barang tertentu dapat memerlukan pengamanan atau perlakuan khusus sesuai kondisinya.
Penataan muatan yang tepat membantu menjaga kestabilan barang sekaligus mengoptimalkan penggunaan ruang kendaraan.
5. Unloading Barang dari Armada
Setelah kendaraan tiba di lokasi tujuan, tenaga angkut dapat membantu proses unloading atau menurunkan barang dari kendaraan.
- Barang dikeluarkan dari kendaraan secara bertahap.
- Proses unloading dilakukan sesuai urutan dan kondisi barang.
- Barang berat diturunkan menggunakan jumlah tenaga yang sesuai.
- Barang yang mudah rusak ditangani dengan lebih hati-hati.
- Barang dapat diturunkan pada area yang telah disepakati.
- Posisi penurunan harus memiliki akses yang memungkinkan proses bongkar dilakukan dengan aman.
Pastikan sejak awal apakah layanan yang dibutuhkan hanya sampai barang diturunkan dari kendaraan atau masih perlu dibawa menuju ruangan tertentu.
6. Membawa Barang Sampai Ruangan Tujuan
Apabila diperlukan, tenaga angkut dapat membantu membawa barang dari kendaraan hingga ke titik atau ruangan tujuan sesuai lingkup pekerjaan yang telah dikonfirmasi.
- Barang dapat dibawa dari kendaraan menuju rumah, kantor, toko, gudang, atau ruangan tujuan.
- Informasikan jarak antara lokasi parkir kendaraan dan ruangan tujuan.
- Sampaikan apabila barang harus melewati tangga atau lift.
- Informasikan apabila terdapat lorong atau akses yang sempit.
- Jelaskan lantai dan posisi ruangan tujuan.
- Tentukan titik akhir penempatan barang yang diinginkan.
- Sampaikan apabila barang berukuran besar atau membutuhkan tenaga tambahan.
Semakin lengkap informasi mengenai titik pengambilan hingga titik akhir penempatan barang, semakin mudah bagi tim Delisa Express untuk memperkirakan kebutuhan tenaga angkut dan mempersiapkan proses pengiriman secara optimal.
Catatan: Lingkup pekerjaan tenaga angkut sebaiknya dikonfirmasi sebelum keberangkatan armada. Jelaskan secara rinci apakah tenaga hanya dibutuhkan untuk loading dan unloading atau termasuk mengambil barang dari dalam ruangan, membawa melalui tangga atau lift, serta mengantarkan barang sampai ke ruangan tujuan.
Packing Barang Berat Tetap Penting
Meskipun barang memiliki konstruksi yang kuat dan bobot yang berat, proses packing tetap penting sebelum barang diangkut. Packing yang tepat membantu mengurangi risiko lecet, benturan, kerusakan komponen, maupun pergeseran selama proses pemuatan, perjalanan, dan pembongkaran.
1. Lindungi Sudut Barang
Bagian sudut merupakan salah satu area yang paling rentan mengalami benturan ketika barang dipindahkan atau ditempatkan di dalam kendaraan.
- Gunakan pelindung sudut dari karton tebal, busa, styrofoam, atau material pelindung lainnya.
- Berikan lapisan tambahan pada bagian yang menonjol.
- Pastikan pelindung tidak mudah bergeser selama proses pengangkutan.
- Gunakan lakban, stretch film, atau tali pengikat untuk mempertahankan posisi pelindung.
- Berikan perlindungan lebih pada sudut yang memiliki material mudah pecah atau mudah penyok.
Perlindungan pada bagian sudut dapat membantu mengurangi risiko kerusakan ketika barang bersentuhan dengan lantai kendaraan, dinding, barang lain, maupun peralatan angkut.
2. Amankan Bagian yang Bergerak
Barang berat seperti mesin, peralatan industri, lemari, furniture, atau perangkat tertentu dapat memiliki bagian yang dapat bergerak, terbuka, atau bergeser.
- Kunci pintu, laci, penutup, atau komponen yang dapat terbuka.
- Gunakan cable tie, tali, stretch film, atau pengaman lainnya.
- Lepaskan komponen tertentu apabila lebih aman dikirim secara terpisah.
- Pastikan roda atau bagian yang dapat bergeser sudah dikunci.
- Hindari bagian bergerak dibiarkan bebas selama perjalanan.
- Simpan baut atau komponen kecil yang dilepas dalam kemasan khusus agar tidak hilang.
Bagian yang tidak diamankan dapat bergerak akibat getaran kendaraan dan berpotensi merusak barang itu sendiri maupun barang lain di sekitarnya.
3. Lindungi Permukaan Barang
Permukaan barang juga perlu mendapatkan perlindungan, terutama untuk barang dengan finishing cat, kaca, stainless steel, kayu, atau material yang mudah tergores.
- Gunakan bubble wrap untuk memberikan perlindungan terhadap benturan ringan.
- Gunakan foam sheet atau material lembut untuk melindungi permukaan dari gesekan.
- Tambahkan karton pada bagian yang membutuhkan perlindungan lebih tebal.
- Gunakan stretch film untuk menjaga lapisan pelindung tetap berada pada posisinya.
- Hindari menempelkan lakban secara langsung pada permukaan sensitif.
- Berikan lapisan tambahan pada kaca, panel, layar, atau bagian dekoratif.
Packing permukaan yang baik membantu menjaga kondisi barang tetap rapi hingga tiba di lokasi tujuan.
4. Beri Label pada Barang
Label membantu tim pengangkutan memahami karakteristik barang dan cara penanganan yang diperlukan selama proses pengiriman.
- Berikan label Barang Berat apabila barang membutuhkan penanganan khusus.
- Gunakan label Fragile untuk bagian yang mudah pecah.
- Tambahkan tanda This Side Up apabila posisi barang tidak boleh dibalik.
- Tandai bagian depan, belakang, atas, dan bawah apabila orientasi barang penting.
- Berikan informasi apabila barang tidak boleh ditumpuk.
- Tandai titik yang aman untuk memegang atau mengangkat barang apabila diperlukan.
- Cantumkan informasi tujuan pada kemasan untuk mengurangi risiko barang tertukar.
Label yang jelas membantu tenaga angkut dan pengemudi menangani barang dengan lebih hati-hati serta sesuai dengan karakteristik barang tersebut.
Packing yang baik bukan hanya bertujuan membuat barang terlihat rapi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pengiriman barang berat. Dengan perlindungan yang tepat, risiko lecet, benturan, pergeseran, dan kerusakan selama perjalanan dapat diminimalkan.
Apakah Bongkar Pasang Termasuk?
Belum tentu.
Barang besar tertentu mungkin perlu:
- Dibongkar.
- Dilepas sebagian.
- Dirakit kembali.
Contohnya:
- Lemari.
- Rak.
- Meja.
- Furnitur modular.
Namun, jangan membongkar peralatan yang memang tidak dirancang untuk dibongkar tanpa prosedur yang benar.
Jika membutuhkan bantuan bongkar pasang, tanyakan secara khusus sebelum hari pelaksanaan.
Pilihan Armada untuk Barang Berat
Delisa Express menyediakan pilihan armada untuk membantu pengiriman barang berat, berukuran besar, maupun barang dalam jumlah banyak. Pemilihan kendaraan dapat disesuaikan dengan berat, volume, jenis barang, rute perjalanan, serta kondisi akses di lokasi penjemputan dan tujuan.
1. Engkel Box
Engkel Box cocok digunakan untuk pengiriman barang yang membutuhkan ruang tertutup agar lebih terlindungi selama perjalanan. Armada ini dapat menjadi pilihan untuk pengiriman barang berat maupun barang dalam jumlah cukup banyak yang perlu terlindung dari panas, hujan, debu, dan kondisi lingkungan lainnya.
- Memiliki ruang kargo tertutup.
- Cocok untuk barang yang membutuhkan perlindungan selama perjalanan.
- Dapat digunakan untuk pengiriman beberapa koli sekaligus.
- Cocok untuk barang kemasan kardus, karung, dus besar, maupun barang produksi.
- Membantu melindungi barang dari hujan dan paparan langsung sinar matahari.
- Sesuai untuk distribusi barang usaha, toko, gudang, maupun perusahaan.
- Kapasitas pengiriman dapat dikonsultasikan terlebih dahulu berdasarkan ukuran dan berat barang.
Engkel Box dapat menjadi pilihan ketika keamanan dan perlindungan barang selama perjalanan menjadi salah satu pertimbangan utama.
2. Engkel Long
Engkel Long memiliki ruang muatan yang lebih panjang sehingga cocok untuk barang berukuran besar, panjang, atau membutuhkan ruang muat lebih luas.
- Cocok untuk barang dengan dimensi panjang.
- Dapat digunakan untuk membawa barang dalam jumlah lebih banyak.
- Sesuai untuk kebutuhan pindahan maupun distribusi barang.
- Cocok untuk membawa perlengkapan usaha dan proyek.
- Dapat digunakan untuk barang yang sulit dimasukkan ke kendaraan dengan ruang muat standar.
- Membantu mengurangi kebutuhan menggunakan beberapa kendaraan untuk barang dengan volume besar.
- Pemilihan armada dapat disesuaikan dengan ukuran, berat, dan karakteristik barang.
3. Truk
Untuk pengiriman dengan berat dan volume yang lebih besar, armada truk dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Armada ini ditujukan untuk kebutuhan distribusi, pengiriman proyek, pengiriman antargudang, maupun pengangkutan barang dalam jumlah besar.
- Cocok untuk pengiriman barang berat dan berukuran besar.
- Dapat digunakan untuk membawa barang dalam jumlah banyak.
- Sesuai untuk kebutuhan distribusi perusahaan dan industri.
- Cocok untuk pengiriman barang proyek.
- Dapat digunakan untuk pengiriman dari gudang ke gudang.
- Sesuai untuk kebutuhan pengiriman dengan kapasitas yang tidak dapat ditangani kendaraan lebih kecil.
- Jenis dan kapasitas truk dapat disesuaikan dengan karakteristik barang.
- Kebutuhan tenaga bongkar muat dapat dikonsultasikan bersamaan dengan pemilihan armada.
- Rute dan akses lokasi akan dipertimbangkan sebelum menentukan kendaraan yang digunakan.
Untuk mendapatkan armada yang tepat, informasikan terlebih dahulu jenis barang, jumlah barang, perkiraan berat, dimensi, foto barang, serta lokasi penjemputan dan tujuan. Tim Delisa Express dapat membantu memberikan rekomendasi kendaraan berdasarkan kebutuhan pengiriman Anda.
Jangan Memilih Armada Hanya Berdasarkan Berat
Satu barang berat belum tentu membutuhkan truk besar.
Sebaliknya, beberapa barang yang masing-masing tidak terlalu berat dapat mempunyai volume total besar sehingga membutuhkan kendaraan dengan kapasitas lebih tinggi.
Armada ideal ditentukan dari kombinasi:
berat + volume + dimensi + akses + jumlah barang.
Karena itu, kirimkan inventaris lengkap dan foto.
Penataan Muatan Barang Berat Harus Diperhatikan
Penataan barang berat di dalam kendaraan tidak boleh dilakukan sembarangan. Posisi muatan yang kurang tepat dapat menyebabkan barang bergeser selama perjalanan, merusak barang lain, mengganggu keseimbangan kendaraan, hingga meningkatkan risiko kerusakan saat proses pengiriman.
Karena itu, setiap barang berat perlu ditempatkan dengan mempertimbangkan ukuran, bobot, bentuk, titik tumpu, serta kondisi barang lain yang berada di dalam kendaraan.
1. Hindari Posisi Barang yang Mudah Bergeser
Barang berat harus ditempatkan pada posisi yang stabil agar tidak mudah bergerak ketika kendaraan melakukan pengereman, berbelok, melewati jalan tidak rata, atau mengalami guncangan selama perjalanan.
- Tempatkan barang pada permukaan yang rata dan stabil.
- Hindari meletakkan barang berat pada posisi miring.
- Jangan menyisakan ruang terlalu besar yang memungkinkan barang bergerak.
- Gunakan penahan apabila terdapat celah di sekitar muatan.
- Pastikan barang tidak mudah terguling ketika kendaraan berbelok.
- Periksa kembali posisi barang sebelum kendaraan mulai perjalanan.
Penempatan yang stabil membantu menjaga kondisi barang sekaligus mengurangi risiko perubahan posisi muatan selama proses pengiriman.
2. Pisahkan Barang Berat dari Barang Rapuh
Barang berat sebaiknya tidak ditempatkan berdampingan secara langsung dengan barang yang mudah pecah, penyok, tergores, atau mengalami kerusakan akibat tekanan.
- Pisahkan barang berat dengan barang berbahan kaca atau keramik.
- Hindari menempatkan barang berat di atas kardus yang mudah penyok.
- Berikan jarak atau pembatas antara barang berat dan barang rapuh.
- Tempatkan barang yang membutuhkan perlindungan khusus pada area tersendiri.
- Gunakan material pelindung apabila pemisahan ruang tidak memungkinkan.
- Pastikan barang berat tidak dapat bergeser menuju barang yang lebih rentan.
Pemisahan muatan dapat membantu mencegah kerusakan akibat benturan maupun tekanan selama perjalanan.
3. Perhatikan Titik Tumpu dan Distribusi Berat
Titik tumpu menjadi salah satu hal penting ketika membawa barang berukuran besar dan berat. Beban sebaiknya tidak terkonsentrasi hanya pada satu bagian kendaraan.
- Sebarkan beban secara proporsional sesuai kapasitas area muatan.
- Hindari menumpuk seluruh barang berat pada satu sisi kendaraan.
- Tempatkan muatan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara sisi kanan dan kiri.
- Perhatikan posisi barang terhadap lantai dan struktur kendaraan.
- Hindari menempatkan barang berat di atas barang yang tidak mampu menahan beban.
- Pastikan dasar tempat barang memiliki kekuatan yang cukup untuk menopang muatan.
Distribusi berat yang tepat membantu menjaga kestabilan kendaraan sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada barang maupun area muatan.
4. Gunakan Pengamanan yang Sesuai
Barang berat membutuhkan sistem pengamanan yang sesuai dengan ukuran, bentuk, berat, dan karakteristik muatannya. Pengamanan bertujuan menjaga barang tetap berada pada posisi yang telah ditentukan selama perjalanan.
- Gunakan tali pengikat yang kuat dan sesuai dengan kebutuhan muatan.
- Tambahkan pengganjal untuk mengurangi kemungkinan barang bergerak.
- Gunakan pelindung pada bagian barang yang rentan tergores atau terbentur.
- Pastikan tali atau pengikat terpasang pada titik yang kuat.
- Hindari memasang pengikat pada bagian barang yang mudah rusak.
- Periksa kembali kekencangan pengaman sebelum keberangkatan.
- Sesuaikan metode pengamanan dengan karakteristik barang yang diangkut.
Penataan dan pengamanan barang berat yang dilakukan dengan baik dapat membantu membuat proses pengiriman lebih aman, stabil, dan mengurangi risiko kerusakan selama barang berada dalam perjalanan.
Barang Berat dan Elektronik Harus Dibedakan
Beberapa elektronik memiliki bobot tinggi, tetapi tetap sensitif terhadap benturan.
Contohnya:
- Kulkas.
- Mesin cuci.
- Peralatan elektronik usaha.
- Perangkat tertentu.
Jangan memperlakukannya sama seperti material konstruksi.
Ikuti petunjuk produsen mengenai:
- Posisi transportasi.
- Bagian yang perlu diamankan.
- Waktu sebelum digunakan kembali.
Barang Berat untuk Rumah dan Pindahan
Dalam pindahan rumah, barang berat dapat berupa:
- Lemari.
- Sofa.
- Kulkas.
- Mesin cuci.
- Meja makan.
- Rak.
Delisa Express memasukkan pindahan rumah dan kantor, termasuk furnitur serta peralatan elektronik, sebagai salah satu penggunaan layanan angkut barang beratnya.
Sebelum booking, pisahkan daftar barang berat dari kardus biasa.
Contohnya:
Barang berat:
- Lemari kayu: 2.
- Kulkas: 1.
- Mesin cuci: 1.
- Sofa: 1.
Barang biasa:
- Kardus: 20.
- Koper: 3.
Daftar seperti ini mempermudah konsultasi.
Barang Berat untuk Usaha
Usaha kecil maupun perusahaan dapat mempunyai kebutuhan seperti:
- Mesin produksi.
- Generator.
- Rak gudang.
- Material.
- Peralatan workshop.
- Mesin kemasan.
Delisa Express juga mempublikasikan pengangkutan mesin industri dan distribusi produk manufaktur sebagai bagian dari kebutuhan barang berat yang dapat dikonsultasikan.
Untuk peralatan usaha, siapkan:
- Foto.
- Dimensi.
- Bobot jika tersedia.
- Titik angkat yang direkomendasikan produsen.
- Kondisi lokasi.
- Jadwal operasional.
Hindari membuat asumsi teknis untuk mesin tanpa dokumentasi yang benar.
Barang Berat untuk Kantor
Kantor dapat mempunyai:
- Lemari arsip.
- Brankas kecil.
- Meja besar.
- Mesin fotokopi.
- Rak.
- Peralatan server.
Untuk perangkat yang berisi data, lakukan backup sebelum dipindahkan.
Sementara dokumen penting sebaiknya dipisahkan dari furnitur umum.
Barang Berat untuk Material Konstruksi
Delisa Express memasukkan bahan bangunan dan material konstruksi sebagai salah satu kategori layanan barang berat, dengan contoh seperti semen, batu bata, baja ringan, kaca, dan material lainnya.
Namun, setiap material mempunyai karakteristik berbeda.
Misalnya:
- Kaca membutuhkan perlindungan dari benturan.
- Semen harus dilindungi dari air.
- Material panjang membutuhkan ruang kendaraan sesuai.
- Barang padat membutuhkan perhatian pada total berat.
Jenis muatan harus diinformasikan secara spesifik.
Periksa Lokasi Tujuan sebelum Barang Berangkat
Jangan hanya memastikan barang dapat keluar dari lokasi asal.
Pastikan barang juga dapat masuk ke tujuan.
Periksa:
- Lebar jalan.
- Area parkir.
- Pintu.
- Lorong.
- Tangga.
- Lift.
- Posisi akhir barang.
Untuk mesin atau furnitur besar, tentukan lokasi penempatan terlebih dahulu.
Jangan sampai barang berat harus dipindahkan berulang kali hanya karena tempat akhirnya belum dipersiapkan.
Buat Jalur Unloading yang Jelas
Sebelum kendaraan tiba di tujuan:
- Kosongkan lorong.
- Singkirkan barang yang menghalangi.
- Buka pintu yang diperlukan.
- Pastikan lift tersedia.
- Tentukan posisi barang.
Semakin sedikit hambatan, semakin mudah proses unloading.
Apakah Barang Berat Bisa Dikirim Antar Kota?
Delisa Express mempublikasikan layanan barang berat untuk rute dalam Kota Bandung, antar kota di Jawa Barat, maupun antarprovinsi. Contoh rute yang dicantumkan antara lain Bandung–Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.
Ketersediaan rute dan kendaraan untuk tanggal tertentu tetap perlu dikonfirmasi.
Untuk perjalanan lebih panjang, persiapan muatan menjadi semakin penting karena barang berada lebih lama di kendaraan.
Bagaimana dengan Asuransi?
Delisa Express mencantumkan asuransi barang sebagai salah satu layanan tambahan opsional dalam publikasi layanan barang beratnya.
Untuk barang bernilai tinggi, tanyakan:
- Apakah jenis barang dapat diasuransikan?
- Apa cakupannya?
- Bagaimana ketentuannya?
- Dokumen apa yang diperlukan?
- Bagaimana nilai barang ditentukan?
Jangan menganggap seluruh pengiriman otomatis memiliki perlindungan asuransi.
Faktor yang Memengaruhi Estimasi Biaya
Biaya angkut barang untuk barang berat tidak hanya ditentukan jarak.
Delisa Express menyebut harga dapat berubah berdasarkan jarak, jumlah barang, serta layanan tambahan seperti tenaga angkut atau jadwal khusus.
Faktor lain yang perlu dijelaskan saat konsultasi antara lain:
- Jenis barang.
- Berat.
- Dimensi.
- Jumlah.
- Armada.
- Jumlah tenaga.
- Lantai.
- Lift.
- Tangga.
- Gang.
- Jarak parkir.
- Packing.
- Rute.
- Tol.
- Parkir.
- Waktu tunggu.
- Kebutuhan khusus.
Semakin lengkap datanya, semakin relevan estimasi yang dapat dibicarakan.
Jangan Hanya Bertanya “Barang Berat Berapa?”
Pertanyaan tersebut masih terlalu umum.
Bandingkan:
“Angkut barang berat berapa?”
dengan:
“Saya mau angkut satu lemari kayu ukuran 180 × 60 × 200 cm dan satu mesin sekitar 120 kg dari Bandung Wetan ke Antapani. Lokasi asal lantai dua tanpa lift dan parkir sekitar 20 meter dari bangunan.”
Pesan kedua memberikan informasi yang jauh lebih berguna untuk menentukan:
- Kendaraan.
- Tenaga.
- Akses.
- Estimasi.
Format WhatsApp untuk Angkut Barang Berat
Gunakan format berikut:
Halo Delisa Express, saya ingin konsultasi angkut barang berat.
Nama:
Tanggal:
Pilihan jam:
Alamat jemput:
Lantai:
Lift: Ada/Tidak
Kondisi tangga:
Kondisi gang:
Jarak barang ke parkir:
Alamat tujuan:
Lantai:
Lift: Ada/Tidak
Kondisi tangga:
Jarak parkir ke lokasi:
Barang berat:
- Jenis barang:
- Jumlah:
- Ukuran:
- Perkiraan berat:
- Foto tersedia: Ya/Tidak
Barang tambahan:
- Kardus:
- Furnitur:
- Elektronik:
- Barang lainnya:
Butuh tenaga angkut: Ya/Tidak
Butuh packing: Ya/Tidak
Ingin konsultasi asuransi: Ya/Tidak
Mohon rekomendasi armada, kebutuhan tenaga, dan estimasi berdasarkan kondisi tersebut.
Setelah itu, lampirkan foto barang dan akses.
Cara Booking Delisa Express
Proses booking layanan Delisa Express dibuat praktis agar kebutuhan pengiriman dapat dipersiapkan dengan jelas sejak awal. Anda cukup menyampaikan informasi barang, rute, kebutuhan armada, tenaga tambahan, serta jadwal pengiriman kepada tim Delisa Express.
1. Hubungi Kontak Resmi Delisa Express
Langkah pertama adalah menghubungi kontak resmi Delisa Express untuk menyampaikan kebutuhan pengiriman Anda.
- Hubungi melalui WhatsApp atau kontak resmi yang tersedia.
- Sampaikan bahwa Anda ingin melakukan booking layanan pengiriman.
- Berikan informasi singkat mengenai jenis pengiriman yang dibutuhkan.
- Pastikan menggunakan kontak resmi untuk mendapatkan informasi layanan yang tepat.
- Simpan percakapan sebagai referensi selama proses pemesanan berlangsung.
2. Jelaskan Barang yang Akan Dikirim
Sampaikan informasi barang secara lengkap agar tim Delisa Express dapat memahami kebutuhan pengiriman Anda.
- Informasikan jenis barang yang akan dikirim.
- Sebutkan jumlah barang atau jumlah koli.
- Sampaikan perkiraan berat barang.
- Informasikan ukuran atau dimensi barang apabila diketahui.
- Jelaskan jenis kemasan yang digunakan.
- Sampaikan apabila barang mudah pecah, berukuran besar, berat, atau membutuhkan penanganan khusus.
Informasi barang menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan armada dan kebutuhan operasional.
3. Kirim Foto Barang
Kirimkan foto barang kepada tim Delisa Express untuk membantu proses pengecekan dan rekomendasi layanan.
- Ambil foto barang dengan pencahayaan yang jelas.
- Tampilkan bentuk dan ukuran barang secara keseluruhan.
- Kirim foto dari beberapa sisi apabila diperlukan.
- Tampilkan kondisi kemasan barang.
- Sertakan foto barang yang memiliki ukuran besar atau bentuk tidak biasa.
- Berikan foto tambahan apabila terdapat bagian yang membutuhkan perhatian khusus.
Foto membantu tim mendapatkan gambaran yang lebih akurat sebelum menentukan kebutuhan pengiriman.
4. Tentukan Lokasi Asal dan Tujuan
Berikan informasi lengkap mengenai lokasi penjemputan dan lokasi tujuan pengiriman.
- Kirim alamat lengkap lokasi asal.
- Kirim alamat lengkap lokasi tujuan.
- Sertakan titik Google Maps apabila tersedia.
- Informasikan nama atau nomor kontak penerima.
- Jelaskan apabila lokasi memiliki akses jalan yang terbatas.
- Informasikan apabila terdapat beberapa titik penjemputan atau beberapa tujuan pengiriman.
Data lokasi diperlukan untuk memperkirakan rute, jarak perjalanan, waktu tempuh, dan jenis kendaraan yang sesuai.
5. Konsultasikan Armada yang Dibutuhkan
Anda tidak harus menentukan kendaraan sendiri. Tim Delisa Express dapat membantu memberikan rekomendasi armada berdasarkan barang dan rute pengiriman.
- Armada disesuaikan dengan ukuran barang.
- Kapasitas kendaraan disesuaikan dengan berat dan jumlah muatan.
- Jenis kendaraan dapat disesuaikan dengan kondisi akses lokasi.
- Pemilihan armada mempertimbangkan jarak dan kebutuhan pengiriman.
- Anda dapat mendiskusikan pilihan kendaraan yang lebih efisien sesuai kebutuhan.
Konsultasi armada membantu memastikan kendaraan memiliki kapasitas yang cukup tanpa menggunakan armada yang berlebihan.
6. Konsultasikan Kebutuhan Tenaga
Sampaikan apabila Anda membutuhkan bantuan tenaga untuk proses pengangkutan, pemuatan, atau penurunan barang.
- Informasikan apakah tersedia tenaga di lokasi penjemputan.
- Informasikan apakah tersedia tenaga di lokasi tujuan.
- Sampaikan apabila barang memiliki bobot yang cukup berat.
- Jelaskan apabila barang harus diangkat melalui tangga atau akses tertentu.
- Informasikan apabila diperlukan tenaga tambahan untuk proses bongkar muat.
- Konsultasikan jumlah tenaga yang sesuai dengan kondisi barang.
Kebutuhan tenaga sebaiknya dikonfirmasikan sejak awal agar proses pengiriman dapat berjalan lebih lancar.
7. Diskusikan Layanan Tambahan
Apabila pengiriman membutuhkan layanan di luar pengangkutan standar, konsultasikan kebutuhan tersebut dengan tim Delisa Express.
- Bantuan bongkar muat barang.
- Penjemputan pada waktu tertentu.
- Pengiriman dengan beberapa titik tujuan.
- Penanganan barang berukuran besar atau berat.
- Kebutuhan operasional khusus di lokasi.
- Permintaan tambahan yang berkaitan dengan proses pengiriman.
Tim Delisa Express akan membantu mengecek apakah kebutuhan tambahan tersebut dapat disediakan dan menyesuaikannya dengan proses pengiriman.
8. Konfirmasi Tanggal dan Jam Pengiriman
Setelah seluruh detail pengiriman disepakati, tentukan tanggal dan waktu pelaksanaan pengiriman.
- Tentukan tanggal penjemputan barang.
- Informasikan jam penjemputan yang diinginkan.
- Sampaikan apabila terdapat batas waktu barang harus sampai.
- Pastikan pihak pengirim siap pada jadwal yang telah disepakati.
- Pastikan penerima dapat menerima barang pada waktu yang ditentukan.
- Tunggu konfirmasi akhir mengenai ketersediaan armada dan jadwal.
Setelah tanggal, jam, armada, tenaga, dan kebutuhan tambahan dikonfirmasi, booking Delisa Express dapat diproses sesuai kesepakatan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Pengiriman atau pemindahan barang berat membutuhkan perencanaan yang lebih matang dibandingkan pengiriman barang biasa. Kesalahan kecil dalam memberikan informasi dapat menyebabkan pemilihan armada yang tidak sesuai, kekurangan tenaga angkut, keterlambatan proses, hingga munculnya biaya tambahan.
Agar proses berjalan lebih aman dan efisien, hindari beberapa kesalahan berikut.
1. Hanya Menyebut “Barang Berat”
Mengatakan bahwa barang yang akan dikirim hanya sebagai “barang berat” belum cukup untuk menentukan kebutuhan pengangkutan.
- Jelaskan jenis barang yang akan dipindahkan.
- Informasikan perkiraan ukuran barang.
- Sampaikan jumlah barang yang akan dikirim.
- Berikan perkiraan berat apabila tersedia.
- Jelaskan apakah barang dapat dibongkar menjadi beberapa bagian atau harus diangkut dalam kondisi utuh.
- Informasikan apabila barang memiliki bentuk yang sulit diangkat atau memiliki titik angkat tertentu.
Semakin lengkap informasi yang diberikan, semakin mudah menentukan armada, jumlah tenaga, dan metode pemindahan yang tepat.
2. Tidak Mengukur Jalur yang Akan Dilalui
Ukuran barang bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Jalur yang akan dilalui saat membawa barang juga harus diperiksa terlebih dahulu.
- Ukur lebar pintu masuk dan keluar.
- Periksa lebar lorong yang akan dilalui.
- Perhatikan ukuran tangga apabila barang berada di lantai atas.
- Periksa keberadaan tikungan sempit.
- Pastikan tinggi pintu cukup untuk barang.
- Periksa akses menuju kendaraan.
- Pastikan kendaraan dapat berhenti atau parkir dekat lokasi.
Barang yang secara ukuran dapat masuk ke kendaraan belum tentu dapat dikeluarkan dari bangunan apabila aksesnya terlalu sempit.
3. Tidak Mengirim Foto Barang
Foto merupakan salah satu informasi terpenting dalam menentukan kebutuhan pengangkutan.
- Kirim foto barang secara keseluruhan.
- Ambil foto dari beberapa sisi apabila memungkinkan.
- Sertakan foto area di sekitar barang.
- Kirim foto pintu atau jalur keluar.
- Sertakan foto tangga apabila barang harus dinaikkan atau diturunkan.
- Kirim foto lokasi parkir atau akses kendaraan apabila diperlukan.
Foto membantu tim memperkirakan tingkat kesulitan pekerjaan sebelum tiba di lokasi.
4. Tidak Menyebut Berat Barang jika Diketahui
Apabila berat barang sudah diketahui, sebaiknya informasi tersebut disampaikan sejak awal.
- Gunakan informasi berat dari spesifikasi produk apabila tersedia.
- Sampaikan berat yang tercantum pada label atau dokumen barang.
- Informasikan apabila berat hanya berupa perkiraan.
- Jelaskan apabila terdapat beberapa barang dengan berat berbeda.
- Hindari mengurangi perkiraan berat hanya untuk mendapatkan kendaraan atau biaya yang lebih rendah.
Informasi berat sangat penting untuk menentukan kapasitas kendaraan, jumlah tenaga angkut, serta perlengkapan yang mungkin dibutuhkan.
5. Mengangkat dengan Tenaga Terlalu Sedikit
Menggunakan tenaga angkut yang terlalu sedikit dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan kerusakan barang.
- Sesuaikan jumlah tenaga dengan berat barang.
- Pertimbangkan bentuk dan ukuran barang.
- Perhitungkan panjang jalur pemindahan.
- Pertimbangkan keberadaan tangga.
- Tambahkan tenaga apabila barang sulit mendapatkan titik pegangan.
- Jangan memaksakan pengangkatan apabila kondisi tidak aman.
Penambahan tenaga yang cukup umumnya lebih baik dibandingkan mengambil risiko barang terjatuh atau pekerja mengalami cedera.
6. Memilih Kendaraan Hanya Berdasarkan Harga
Harga kendaraan memang penting, tetapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan.
- Perhatikan kapasitas angkut kendaraan.
- Sesuaikan ukuran bak atau ruang kargo dengan barang.
- Pastikan tinggi kendaraan sesuai dengan kebutuhan.
- Pertimbangkan keamanan barang selama perjalanan.
- Perhatikan kemudahan proses bongkar dan muat.
- Sesuaikan kendaraan dengan kondisi jalan menuju lokasi.
Kendaraan yang lebih murah belum tentu lebih ekonomis apabila ternyata barang tidak dapat dimuat atau membutuhkan perjalanan tambahan.
7. Menganggap Packing Otomatis Termasuk
Layanan pengangkutan tidak selalu otomatis mencakup packing atau pengemasan barang.
- Tanyakan sejak awal apakah tersedia layanan packing.
- Informasikan jenis barang yang membutuhkan perlindungan tambahan.
- Tentukan apakah membutuhkan kardus, bubble wrap, stretch film, kayu, atau bahan lainnya.
- Konfirmasikan apakah bahan packing sudah termasuk biaya.
- Pastikan siapa yang bertanggung jawab melakukan packing.
Konfirmasi ini penting terutama untuk barang elektronik, mesin, furnitur, barang pecah belah, atau barang bernilai tinggi.
8. Menganggap Bongkar Pasang Termasuk
Barang tertentu mungkin membutuhkan proses pembongkaran sebelum dipindahkan dan pemasangan kembali setelah sampai tujuan.
- Informasikan apabila barang perlu dibongkar.
- Jelaskan jenis barang atau peralatan yang akan dibongkar.
- Tanyakan apakah tersedia tenaga yang dapat melakukan bongkar pasang.
- Pastikan apakah layanan tersebut termasuk dalam biaya pengiriman.
- Informasikan apabila membutuhkan alat tertentu.
- Konfirmasikan kebutuhan pemasangan kembali di lokasi tujuan.
Jangan mengasumsikan sopir atau tenaga angkut otomatis bertanggung jawab melakukan pembongkaran dan pemasangan.
9. Tidak Memeriksa Kondisi Lokasi Tujuan
Perencanaan tidak hanya dilakukan pada lokasi penjemputan. Kondisi lokasi tujuan juga perlu diperiksa.
- Pastikan alamat tujuan sudah benar.
- Periksa akses masuk kendaraan.
- Informasikan apabila terdapat batas tinggi kendaraan.
- Periksa keberadaan jalan sempit.
- Pastikan lokasi memiliki area untuk menurunkan barang.
- Periksa ukuran pintu dan lorong tujuan.
- Informasikan apabila barang harus dibawa ke lantai tertentu.
- Pastikan pihak penerima siap saat barang tiba.
Pemeriksaan lokasi tujuan membantu menghindari kendaraan tidak dapat masuk atau barang tidak dapat ditempatkan sesuai rencana.
10. Menganggap Asuransi Otomatis Berlaku
Tidak semua layanan pengiriman atau pemindahan barang otomatis dilengkapi perlindungan asuransi.
- Tanyakan apakah tersedia pilihan asuransi.
- Konfirmasikan jenis risiko yang ditanggung.
- Informasikan nilai barang secara wajar apabila diperlukan.
- Tanyakan mengenai batas maksimal pertanggungan.
- Periksa apakah terdapat jenis barang yang dikecualikan.
- Pastikan prosedur klaim dipahami sebelum pengiriman.
- Simpan dokumentasi kondisi barang sebelum proses pengangkutan.
Untuk barang bernilai tinggi atau barang yang memiliki risiko kerusakan besar, ketentuan perlindungan sebaiknya dikonfirmasi sebelum proses pengiriman dilakukan.
Checklist Angkut Barang Berat
Sebelum hari pelaksanaan, pastikan:
- Jenis barang sudah diketahui.
- Jumlah barang sudah dicatat.
- Dimensi sudah diukur.
- Perkiraan bobot sudah dicatat jika tersedia.
- Foto barang sudah dikirim.
- Kondisi barang sudah didokumentasikan.
- Isi lemari sudah dikosongkan.
- Bagian bergerak sudah diamankan.
- Packing sudah dipersiapkan.
- Pintu sudah diukur.
- Lorong sudah diperiksa.
- Tangga sudah diperiksa.
- Lift sudah dikonfirmasi.
- Gang sudah diperiksa.
- Area parkir sudah diketahui.
- Jarak barang ke kendaraan sudah diinformasikan.
- Lokasi tujuan sudah siap.
- Armada sudah dikonfirmasi.
- Tenaga angkut sudah dikonsultasikan.
- Lingkup pekerjaan sudah jelas.
- Packing tambahan sudah dibicarakan.
- Opsi asuransi sudah ditanyakan jika diperlukan.
- Estimasi biaya sudah dipahami.
- Tanggal serta jam sudah dikonfirmasi.
Kesimpulan
Menggunakan layanan angkut barang untuk barang berat membutuhkan lebih banyak persiapan dibandingkan pengiriman barang biasa. Jangan hanya melihat berat. Perhatikan dimensi, bentuk, jumlah, lantai, tangga, lift, gang, dan jarak kendaraan dari barang. Buat inventaris dan ukur barang besar. Dokumentasikan menggunakan foto atau video, kemudian kirimkan kondisi akses kepada penyedia jasa.
Delisa Express mempublikasikan layanan angkut barang berat di Bandung dengan pilihan Engkel Box, Engkel Long, dan Truk Triway. Tenaga angkut, packing, dan asuransi barang juga dicantumkan sebagai layanan tambahan yang dapat dikonsultasikan. Namun, kendaraan terbesar belum tentu selalu menjadi pilihan terbaik. Armada harus sesuai dengan berat, volume, dimensi, dan kemampuan akses lokasi. Begitu juga dengan tenaga.
Jumlah helper yang tepat perlu ditentukan berdasarkan karakter barang serta jalur pemindahan, bukan menggunakan satu angka untuk semua pekerjaan. Persiapkan pula tempat tujuan sebelum kendaraan berangkat agar barang berat tidak harus dipindahkan berulang kali setelah unloading. Dengan data yang lengkap, kendaraan yang sesuai, tenaga yang memadai, dan jalur yang sudah diperiksa, proses pengangkutan dapat berlangsung lebih terorganisir sekaligus membantu mengurangi risiko selama pemindahan.
Konsultasikan Angkut Barang Berat Bersama Delisa Express
Delisa Express menyediakan layanan jasa angkut barang dan pindahan dengan beberapa pilihan armada. Untuk barang berat, layanan resminya mempublikasikan Engkel Box, Engkel Long, dan Truk Triway, serta opsi tambahan tenaga angkut, packing, dan asuransi.
Sebelum berkonsultasi, siapkan:
- Alamat jemput dan tujuan.
- Jenis barang berat.
- Jumlah.
- Dimensi.
- Perkiraan bobot.
- Foto atau video.
- Nomor lantai.
- Kondisi tangga dan lift.
- Kondisi gang.
- Jarak menuju parkir.
- Kebutuhan tenaga.
- Kebutuhan packing.
Kontak Delisa Express:
- Email: Info@delisaexpress.com
- Nomor Telepon: 0838-2284-2451
- instagram : delisaexpress.info
- Alamat: Jl. Cihampelas No. 101, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung
- Jam layanan: Setiap hari, 24 jam
- Kunjungi Artikel lainnya : Angkut Barang untuk Usaha Kecil
Kirimkan jenis barang, ukuran, foto, kondisi akses, rute, dan jadwal agar kebutuhan armada, tenaga angkut, serta estimasi dapat dibahas berdasarkan kondisi aktual.














